6 Dampak Negatif Stres Bagi Kesehatan yang Wajib Anda Tau

Tekanan hidup dan stres sekarang ini menjadi masalah yang paling banyak dialami oleh diseluruh dunia. Kondisi ini harus segera diatasi, karena mampu memberikan dampak buruk bagi kesehatan sebagian orang. Bahkan, penelitian terbaru juga mengungkapkan adanya pengaruh negatif stres bagi kesehatan fisik dan mental seseorang.

Ketika stres melanda, maka bagian dari otak yang bernama hipotalamus akan memicu pelepasan hormon kortisol dan hormon adrenalin. Hormon kortisol akan meningkatkan gula darah, sedangkan hormon adrenalin akan menyebabkan baiknya tekanan darah tinggi dan denyut jantung.

Apakah cukup sampai disini saja? Tentu saja bukan, masih ada beberapa dampak negatif stres bagi kesehatan yang lain. Simak selengkapnya berikut ini.

1. Berat badan yang tidak stabil

Stres cenderung akan membuat seseorang makan secara berlebihan. Biasanya, ketika stress makanan yang dikonsumsi adalah makanan favorit mereka, yang tentunya tidak sehat dan tinggi kalori. Padahal, kelebihan berat badan atau obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, depresi, dan kanker.

Solusinya adalah dengan menghindari makan disaat anda benar-benar stres. Mulai sekarang, jangan melampiaskan stres dengan makan-makan. Cobalah cari hobi lain selain makan untuk mengatasi stress.

2. Gangguan imun dan kanker

Sistem imun alami yang ada pada tubuh dirancang secara khusus untuk melindungi dari berbagai bahaya langsung. Ketika anda mengalami stres kronis, hal ini bisa menghambat kerja sistem imun dan merusak sistem imun tersebut. Pada akhirnya, tubuh berisiko besar mengalami beberapa masalah kesehatan seperti kanker.

Solusinya adalah melakukan relaksasi seperti yoga, meditasi, ataupun praktik lain yang dapat menenangkan pikiran. Jika masih ribet, silahkan cari sosuli lain untuk menghilangkan stres.

3. Sindrom metabolik

Seseorang yang mengalami stres kronis mempunyai risiko lebih besar terkena sindrom metabolik. Sindrom metabolik adalah kombinasi dari tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, kadar gula darah tinggi, dan juga kadar kolesterol abnormal. Ketika terjadi bersamaan, kondisi ini akan meningkatkan penyakit jantung.

Sindrom metabolik bisa diatasi dengan 4 cara mudah, yaitu:
– Konsumsi makanan sehat khususnya yang tinggi akan kandungan asam lemak omega-3
– Bergabung dalam sebuah organisasi, yang memungkinkan anda berkomunikasi dengan orang sekitar
Menenangkan hati dan pikiran
– Rutin melakukan olahraga

4. Kecemasan dan depresi

Selain kesehatan fisik, stres juga mempunyai dampak nyata dan langsung terhadap kesehatan mental. Stres kronis akan memicu terjadinya depresi, dan membuat depresi sebelumnya semakin buruk.

Solusi paling tepat untuk mengatasi kondisi ini yaitu dengan rutin melakukan olahraga. Olahraga bisa meningkatkan produksi endorfin dan neurotransmitter. Keduanya bisa meningkatkan mood sekaligus menurunkan risiko stroke, penyakit jantung, depresi, kanker, diabetes, dan stroke.

5. Penyakit jantung

Mungkin belum banyak yang menyadari, apabila stres adalah faktor utama pemicu penyakit jantung. Nah, bagi anda yang saat ini sudah sering dibuat stres, maka wajib hati-hati. Karena risiko penyakit jantung ini sangatlah besar. Biasakan diri menghadapi setiap persoalan dengan tenang dan santai.

6. Rambut rontok

Dampak negatif stres bagi kesehatan yang terakhir adalah kerontokan rambut. Ketika anda stres, maka ada beberapa efek negatif kepada rambut. Seperti trikotilomania ( kerontokan ekstrem disebabkan tegang, cemas, kesepian, stres, atau frustasi ), telogen effluvium ( rambut akan berhenti untuk tumbuh ) , dan alopecia areata ( sal darah putih akan menyerang folikel rambut ).

Agar anda terhindar dari efek negatif ini, mulailah dengan mencukupi waktu tidur di malam hari, selalu berpikir positif, dan membangun jariangan dukungan kuat.

Demikianlah 6 dampak negatif stres bagi kesehatan. Semoga, ulasan singakt ini bisa bermanfaat untuk anda semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open

X

Close